RSS

Sayembara Kuda

18 Okt

Disebuah kota Antahdimana seorang sodagar kaya begitu sedih memikirkan kudanya. Betul sekali, kuda itu adalah kuda kesayangannya dan sudah satu bulan terakhir hanya bisa diam dan melamun. Ada apakah gerangan? demikian pikir sang sodagar. Apa betina yang ia berikan tidak cukup cantik bagi sang kuda atau apakah?. Sudah lelah si sodagar berusaha, akhirnya ia memutuskan untuk mengadakan sayembara bahwa barang siapa yang berhasil membuat kudanya tertawa dan menangis, ia akan memberikan 100 keping emas bagi pemenangnya.

Tersiarlah kabar hingga ke penjuru mata angin. Berbondong-bondong orang datang ke rumah sang sodagar, tapi tak satupun bisa membuat kuda itu tertawa dan menangis. Hingga pada batas waktu sayembara itu akan berakhir munculah seorang kandidat dari India. Dengan pakaian seadanya dia melangkah maju menuju gedogan alias kandang kuda. Semua orang memperhatikan orang India tersebut, dan terjadilah keanehan ketika si India membisikan sesuatu kepada si Kuda, si Kuda tertawa terbahak-bahak hingga berguling guling. Sementara si orang India tetap berdiri tak bergeming disamping si kuda. Setelah si Kuda puas tertawa, si India kembali menghampiri si Kuda. Selanjutnya terjadi perubahan aneh pada si Kuda, tiba-tiba si kuda menangis seperti menyesali sesuatu….

Tepuk tangan riuh rendah menyambut kemenangan orang India. Sang sodagar pun turut bahagia, dan tak segan-segan dia segera memberikan kepingan emas dalam jumlah besar kepada orang India tersebut.

“Selamat… anda memang layak jadi juara…”. Demikian sang sodagar mengawali pembicaraan. Si India hanya tersenyum dan menganggukan kepala sebagai ucapan terima kasih.

Sodagar :”Tuan, sungguh saya penasaran sekali, apa yang anda lakukan sehingga kudaku bisa tertawa dan menangis….”.

India  :”Tidak begitu sulit tuan, aku hanya membisikan kata-kata padanya bahwa kemaluanku masih jauh lebih besar dari punyanya….”.

Sodagar sambil tersenyum : “Pintar sekali engkau tuan, hingga kudaku tertawa bergulingan seperti itu… Lalu bagaimana engkau bisa secara mendadak membuat si Kuda menangis….??” tanya sodagar itu heran.

India  :” Itupun tidak sulit tuan, saya hanya menunjukan kemaluanku kepadanya… dan memang kepunyaanku jauh lebih besar dari padanya…., makanya si Kuda sedih sekali”.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 18, 2008 in Garink Sekali

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: